| Serangan mematikan di acara pemakaman yang dipersalahkan pada Saudi (foto), |
Pihak Gedung Putih disebutnya sedang mereview kembali dukungan mereka terhadap Arab Saudi yang sedang memerangi kelompok pemberontak Syi'ah Houthi.
Serangan yang dipersalahkan pada koalisi ini telah membunuh sekitar 140 orang menurut perhitungan PBB. Memunculkan berbagai kecaman Barat.
"Serangan di acara pemakaman benar-benar sulit diterima...Itu sangat mengerikan", ucap salah satu pejabat AS kepada Reuters.
"Kami berpikir tidak ada pembenaran apapun untuk (melakukan) serangan tersebut", jelas seorang sumber pejabat lainnya.
"Ini artinya, terdapat kesepakatan bahwa kami perlu meninjau (ulang) secara utuh mengenai bantuan yang kami berikan kepada koalisi, maupun dampaknya pada perang. Dan itulah yang sedang kami lakukan sekarang", jelasnya tanpa disebut namanya, dilansir dari Reuters.
Koalisi menyangkal terlibat atas serangan di Sana'a yang menewaskan ratusan pelayat. Serta meminta agar membuka kemungkinan lain sebagai penyebab serangan.
Pihak Saudi juga berjanji untuk melakukan investigasi independen atas insiden tersebut. Sementara yayasan amal milik Raja Saudi menawarkan diri untuk membantu para korban. (Reuters/Arabnews)